GENERASI EMAS, BEBAS STUNTING

GENERASI EMAS, BEBAS STUNTING

Surakarta – Pada rapat kabinet terbatas yang dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta Pusat Senin, 25 Januari 2021 Presiden Joko Widodo menunjuk Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sebagai ketua dalam pelaksanaan program luar biasa dalam penanganan stunting.

Stunting adalah gangguan tumbuh kembang anak yang disebabkan kekurangan asupan gizi, terserang infeksi, maupun stimulasi yang tidak memadai. Dengan kondisi kekurangan asupan gizi penderita stunting umumnya rentan terhadap penyakit, memiliki tingkat kecerdasan dibawah normal serta produktivitas rendah. Berdasarkan hasil pantauan Status Gizi (PSG) 2016 mencapai 27,5 persen. Menurut WHO, masalah Kesehatan masyarakat dapat dianggap kronis bila pravalensi stunting lebih dari 20 persen. Artinya secara nasional masalah stunting di Indonesia tergolong kronis, terlebih lagi di 14 Provinsi yang prevelensinya melebihi angka nasional.

Banyak aspek yang bisa menjadi penyebab stunting diantaranya adalah rendahnya asupan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan. 1000 hari pertama kehidupan yakni sejak bayi lahir hingga usia 2 tahun. Buruknya fasilitas sanitasi dan minim air bersih, dan kurangnya kebersihan lingkungan menjadi factor lain penyebab stunting.

Penanganan stunting tidak hanya dilakukan pada penderita tapi juga pada ibu hamil dan balita resiko stunting dengan pengedukasian cara – cara pencegahan stunting. Stunting dapat dicegah dengan cara memenuhi kebutuhan gizi sejak kehamilan, pemberian ASI Ekslusif selama 6 bulan yang dilanjutkan dengan MPASI sehat dan juga pemantauan perkembangan anak secara rutin dapat dilakukan untuk mencegah stunting sekaligus menekan angka peningkatan stunting.

Jumlah penderita stunting di Indonesia menurut hasil Riskesdas 2018 terus menurun. Tetapi pencegahan stunting tetap harus dilakukan untuk terus menenkan dan menurunkan prosentase stunting di Indonesia. Dalam upaya penekanan angka stunting pemerintah membuat program Zero Stunting, Zero stunting adalah program pemerintah dengan tujuan tidak adanya peningkatan stunting sehingga prosentase peningkatan stunting dari bulan ke bulan adalah nol persen. Himbauan dan statement dari pejabat pemerintah juga dilakukan untuk semakin menguatkan dan meyakinkan masyarakat pentingnya pencegahan stunting.

 

Sumber : http://www.p2ptm.kemkes.go.id/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *