HARGANAS-28, LOMBA VIDEO KREATIF

HARGANAS-28, LOMBA VIDEO KREATIF

Surakarta – Dalam memperingati Harganas ke – 28 Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengadakan lomba video kreatif bagi Penyuluh dan Petugas Lapangan Keluarga Berenana (PKB / PLKB) dan masyarakat umum. Lomba video kreatif bertemakan “Keluarga Keren Cegah Stunting”, lomba dilaksanakan dari tanggal 25 Mei – 3 Juli 2021 dengan durasi minimal 2 menit dan durasi maksimal 3 menit.

Pelantikan dan Sosialisasi KKI

Pelantikan dan Sosialisasi KKI

Surakarta – Koalisi Kependudukan Indonesia (KKI) adalah mitra pemerintah di bidang kependudukan, yang bertugas menjadi motivator ataupun pembicara dalam mensosialisasikan Program Bangga Kencana serta menjadi pusat kajian dan pertukaran informasi mengenai kependudukan kepada masyarakat. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) merupakan badan pemerintah yang bekerjasama langsung dengan KKI dan bertanggungjawab dalam terlaksananya KKI secara aktif dimasing-masing kota. Kependudukan sendiri tidak hanya terbatas pada pengaturan angka dan jarak kelahiran tapi juga mencakup kemiskinan, pendidikan dan banyak lagi.

Kota Surakarta pada hari Senin, 24 Mei 2021 melaksanakan pelantikan untuk pengurus KKI periode 2021 – 2024. Dalam proses pelantikan dihadiri oleh perwakilan DPRD, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surakarta, Ketua KKI Provinsi Jawa Tengah dan perwakilan dari BKKBN Provinsi Jawa Tengah. Pelantikan dilaksanakan di ruang rapat Gedung Dinas Kesehatan Kota Surakarta yang berada di Kompleks Balai Kota Surakarta. Ada 27 penggurus yang dilantik dengan 7 komisi. Pengurus KKI sendiri terdiri dari perwakilan dari dinas dinas di Kota Surakarta yang terlibat dalam kependudukan dan juga akademisi universitas. Pelantikan dilakukan oleh Ketua KKI Provinsi Jawa Tengah Ir. Saratri Wilonoyudho, M.Si.

Setelah pelantikan acara dilanjutkan dengan diskusi terbuka dengan 3 pemateri yaitu Dra. Harlin Is Ambarwati yang merupakan koordinator Bidang Pengendalian Penduduk Provinsi Jawa Tengah, Ir. Saratri Wilinoyudho, M.Si selaku ketua KKI Provinsi Jawa Tengah dan Ir. Retno Setyowati, MS selaku ketua KKI Kota Surakarta. Ada 3 materi yang dibahas dalam diskusi yaitu tentang Program Bangga Kencana yang disampaikan oleh ibu Harlin, tugas – tugas KKI yang dibahas oleh bapak Saratri dan terakhir adalah rencana gerak KKI Surakarta yang disampaikan oleh ibu Retno.

Bina Keluarga Lansia

Bina Keluarga Lansia

Surakarta – Bina Keluarga Lansia (BKL) adalah salah satu dari 3 program dalam Tri Bina Keluarga. Tri Bina sendiri sesuai Namanya dibagi menjadi tiga yaitu Bina Keluarga Lansia (BKL), Bina Keluarga Remaja (BKR) dan Bina Keluarga Balita (BKB). Tujuan dibentuknya tribina oleh BKKBN adalah untuk memberi wawasan kepada masyarakat terkait dengan pembinaan keluarga, yang mengedepankan peran dan kepedulian anggota keluarga demi mewujudkan keluarga sejahtera.</p>

Bina Keluarga Lansia (BKL) ditujukan untuk keluarga yang memiliki lansia (lanjut usia). Tujuan BKL meningkatkan kesejahteraan lansia melalui kepedulian dan peran anggota keluarga sehingga dapat terbentuk lansia yang produktif, aktif, mandiri, sehat dan tangguh. Pembinaan kepada anggota keluarga lansia tentang kondisi fisik, psikis dan usia menjadi fokus utama BKL. Bukan hal yang mudah menjadi lansia tangguh apalagi dengan banyak keterbatasan seperti fisik, intelegensi, pola pikir dan masih banyak lagi. Terlebih lagi ditengah kondisi pandemi yang belum berakhir lansia menjadi golongan yang rentan terpapar dan terinveksi, sehingga perlu adanya himbauan dan edukasi kepada lansia dan keluarga lansia tentang lansia tangguh.

Ada berbagai macam kegiatan BKL, diantara lain penyuluhan, kunjungan rumah langsung, pencatatan dan pelaporan. Pelaksanaan kegiatan BKL secara rutin dilakukan dengan variasi kegiatan sehingga lansia dan keluarga lansia tidak bosan dan tetap bisa mudah menerima edukasi. Kegiatan BKL juga melibatkan puskesmas atau tenaga Kesehatan sehingga dalam beberapa kegiatan lansia bisa melaksanakan check up ataupun senam atau kegiatan fisik lainnya yang bisa menunjang fisik lansia tetap bugar.




Pendataan Keluarga Tahun 2021 Resmi Dimulai

Pendataan Keluarga Tahun 2021 Resmi Dimulai

Surakarta – Pendatan Keluarga Tahun 2021 yang merupakan program 5 tahunan BKKBN resmi dimulai hari ini, pada tanggal 1 April 2021. Serangkaian acara pembukaan dilaksanakan sebagai tanda peresmian kegiatan Pendataan Keluarga 2021.

Provinsi Jawa Tengah melaksanakan opening ceremony dengan menjadikan Gubernur Jawa Tengah Bapak H. Ganjar Prabowo, S.H, M.I.P sebagai keluarga yang pertama kali didata yang dilanjutkan pendataan keluarga dengan gubernur Jawa Tengah sebagai pendata.

Kota Surakarta sendiri juga mengadakan launching Pendataan Keluarga dengan serentetan acara. Acara yang pertama dilakukan dengan mendata Walikota Surakarta Bapak Gibran Rakabuming Raka sebagai keluarga yang pertama didata. Bapak Gibran didampingi ibu Selvi Ananda melaksanakan pendataan dikediaman loji gandrung. Pendataan dilakukan oleh kader pendata dari kelurahan Sumber sesuai domisili beliau.

Setelah Walikota Surakarta target pendataan berikutnya adalah keluarga Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surakarta Bapak Budi Prasetyo, S.Sos, Wakil Walikota Surakarta Drs. Teguh Prakosa, Sekretaris Daerah Bapak Ir. Ahyani M.A. Pendataan dilakukan oleh kader dari masing-masing wilayah dimana keluarga berdomisili, yaitu untuk ketua DPRD didata oleh kader dari kelurahan Karangasem, wakil walikota didata oleh keluarga dari kelurahan Jajar dan Sekretaris Daerah didata oleh kader pendata dari kelurahan Sumber.

Launching dilanjutkan dengan pendataan keluarga dengan Walikota dan Ketua PKK Kota Surakarta sebagai kader pendata. Pendataan dilakukan pada 2 keluarga di kelurahan Panularan. Walikota turun langsung menghampiri rumah keluarga yang akan didata sekaligus melihat kondisi di lingkungan dan tempat tinggal keluarga terdata. Launching Pendataan Keluarga ditindak lanjuti dengan pendataan keluarga Camat, Lurah, Ketua RW dan Ketua RT dimasing-masing wilayah dilanjutkan dengan mendata seluruh warga.

Dalam launching kali ini Walikota Surakarta sekali lagi menghimbau kepada masyarakat dan kader pendata untuk tetap menerapkan protokol Kesehatan. Menjaga jarak, menggunakan masker, sering mencuci tangan dan mengurangi kerumunan harus dan terus diterapkan. Pelaksanaan kegiatan bukan menjadi alasan untuk mengabaikan protokol Kesehatan.

Program Pendataan Keluarga berlangsung dari tanggal 1 April sampai dengan 31 April dengan jumlah pendata 1004 untuk kota Surakarta dengan maksimal 186 KK untuk 1 kader pendata. Jumlah kader pendata untuk masing-masing wilayah dibagi berdasarkan luas dan banyak data KK terakhir. Pelaksanaan pendataan dilakukan berbasis web sehingga data keluarga yang dimasukkan bisa dipantau setiap oleh supervisior dan manajer data.

Walikota dan Ketua Tim Penggerak PKK mejadi Kader Pendata
Kader Pendata Kelurahan Jajar melakukan pendataan Keluarga Wakil Walikota Surakarta
Kader Pendata Kelurahan Karangasem melakukan pedataan Keluarga pada Keluarga Ketua DPRD Kota Surakarta

Orientasi Kader Pendataan Keluarga 2021

Orientasi Kader Pendataan Keluarga 2021

Surakarta – Pelaksanaan Pendataan Keluarga Tahun 2021 sudah semakin dekat. Segala persiapan administrasi  maupun teknis terus dipersiapkan guna mensukseskan Pendataan Keluarga Tahun 2021, salah satu diantaranya adalah orientasi kader. Pendataan keluarga akan dilaksanakan door to door ke rumah – rumah warga oleh kader pendata, oleh sebab itu perlu adanya orientasi kepada kader tentang proses pendataan dan poin poin yang ada dalam formulir pendataan sehingga data yang nantinya diinput adalah data valid dan akurat.

Orientasi kader merupakan wadah untuk memberi pemahaman pada kader tentang pendataan keluarga baik secara administrasi maupun teknis. Pada orientasi pendataan kader akan diedukasi mengenai cara pengisian formulir, Teknik wawancara sampai dengan pelaporan. Pelaksanaan orientasi dilakukan oleh tim teaching PK21 yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan dari BKKBN baik secara online maupun offline.

Teknis pelaksanaan orientasi diatur oleh masing-masing kabupaten/kota. Kota Surakarta sendiri memilih untuk melaksanakan orientasi per kelurahan, selain karena pandemi yang masih belum berakhir pelaksanaan orientasi per kelurahan ini dianggap paling efektif karena jumlah peserta tidak banyak sehingga proses edukasi dan tanya jawab lebih efektif.

Orientasi pertama dilaksanakan pada hari Senin, 20 Maret 2021 sampai dengan tanggal 28 Maret 2021. Dengan total jumlah kelurahan 54, pelaksanaan orientasi dilakukan hamper setiap hari dibeberapa titik. Pelaksanan orientasi paling banyak dilaksanakan di masing-masing pendapa kelurahan atau balai penyuluh KB masing-masing kecamatan. Alasan pemilihan lokasi bukan tanpa sebab, dikarenakan Kota Surakarta berencana untuk melakukan pendataan sepenuhnya dengan aplikasi (webbase) maka dalam pelatihannya perlu adanya koneksi wifi dan prasarana lain untuk lebih memudahkan penjelasan.

Sebelum kick off pelaksanaan pendataan pada tanggal 1 April Kota Surakarta sendiri rencananya akan melaksanakan uji coba terakhir dengan kurang lebih 300 kader pendata yang akan melakukan input data ke aplikasi. Uji coba ini bertujuan untuk melakukan simulasi nyata sehingga bila terjadi kesalahan teknis entah itu dari sisi aplikasi ataupun kader dapat ditanggulangi. Pelaksanaan uji coba direncakan pada tanggal 29 Maret 2021.

Kelurahan Serengan Kecamatan Serengan

Kelurahan Sumber Kecamatan Banjarsari

Kelurahan Timuran Kecamatan Banjarsari

Kelurahan Gendakan Kecamatan Jebres

Kelurahan Mojosongo Kecamatan Jebres

Kelurahan Purwosari Kecamatan Laweyan

Kelurahan Sondakan Kecamatan Laweyan

Kelurahan Baluarti Kecamatan Pasar Kliwon

Kelurahan Gajahan Kecamatan Pasar Kliwon

Kelurahan Danukusuman Kecamatan Serengan
KAMI SIAP DIDATA

KAMI SIAP DIDATA

Surakarta – Pendataan Keluarga Tahun 2021 sudah semakin dekat, petugas dan dinas dinas terkait semakin rajin memberitakan kepada masyarakat. Dukungan dan himbauan berupa surat edaran dari tingkat nasional sampai dengan kota sudah disebar ke seluruh kelurahan. Ada juga twibbone sebagai kampanye memalui media sosial untuk semakin menyadarkan masyarakat pentingnya pendataan keluarga.

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Surakarta tak luput ikut meramaikan twibbone yang menyatakan siap untuk didata. Dengan adanya twibbone yang tersebar di sosial media diharapkan banyak yang lebih tau tentang program Pendataan Keluarga Tahun 2021 sehingga pelaksanaan pendataan bisa lebih cepat, tepat, dan akurat.

Pendataan Keluarga Tahun 2021

Pendataan Keluarga Tahun 2021

Surakarta – Pada Undang – undang no 52 Tahun 2009 tentang Pekembangan Kependudukan dan Pembanggunan Keluarga yang diperkuat dengan Peraturan Pemerintah no 87 Tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga menjelaskan tentang Pendataan Keluarga merupakan kegiatan dalam rangka mendapatkan data keluarga Indonesia yang diselenggarakan BKKBN secara serentak 5 tahun sekali. Data informasi keluarga diperlukan untuk mendukung penyelenggaraan perkembangan Program Kependudukan Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Sesuai jadwal seharunya kegiatan ini dilaksanakan pada tahun 2020, dikarenakan adanya pandemi Covid-19 maka pelaksanaan dan pendanaan ditunda pada tahun 2021. Pendataan keluarga direncanakan akan diselenggarakan pada 1 April – 31 Mei 2021 secara serentak di seluruh Indonesia. Pada pendataan kali ini terdapat 3 indikator yaitu kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga. Ada 1 indikator tambahan yaitu stunting, hal ini sebagai tindak lanjut dari penunjukkan Presiden kepada Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sebagai ketua pelaksana program luar biasa penanganan stunting di Indonesia. Dengan adanya penambahan index/ indicator stunting pada form pendataan keluarga diharapkan mampu menjadi sumber data/ informasi / program / dukungan / intervensi oleh pemerintah atau sector lain dalam upaya mendukung pengembangan Sumber Daya Manusia Indonesia serta peretasan keluarga dari kemiskinan dan ketertinggalan.

Pendataan Keluarga kali ini menargetkan data akurat dan lengkap dengan parameter by name by address sehingga profil PUS dapat diperoleh lengkap yang sebelumnya tidak tersedia pada sumber data manapun. Dalam upaya percepatan pendataan keluarga, pelaksanaan pendataan kali ini menggunakan 2 media yaitu smartphone dan formulir paper. Dengan penambahan prasarana smartphone data akan langsung terupdate dan dapat dipantau secara langsung.

Dukungan dari para pejabat daerah berubah surat edaran dan statement himbauan pada warganya terus berdengung demi mensukseskan Pendataan Keluarga tahun 2021. Tak ketinggalan Walikota Surakarta Bapak Gibran Rakabuming Raka juga ikut memberikan statement dukungan demi tersuksekannya Pendataan Keluarga Tahun 2021.

Pendataan Keluarga, Awal Perencanaan Keluarga. Berencana itu Keren

Mengedukasi Dari Dekat Dengan Gugur Gunung

Mengedukasi Dari Dekat Dengan Gugur Gunung

Surakarta – Pada hari Rabu, 03 Maret 2021 Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Serengan bersama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) melaksanakan Gugur Gunung di kecamatan Serengan. Gugur Gunung dilaksanakan dengan menyasar ke beberapa kelurahan di kecamatan Serengan diantaranya adalah Joyotakan, Danukusuman, Serengan, Tipes dan Jayengan. Seperti Namanya Gugur Gunung kali ini melibatkan berbagai komponen masyarakat seperti pejabat daerah / pak lurah, Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD).

Gugur Gunung merupakan salah satu program yang diselenggarakan untuk memberikan informasi dan sekaligus melakukan komunikasi langsung kepada masyarakat terutama Pasangan Usia Subur (PUS) tentang Keluarga Berencana. Pemberian edukasi dan informasi (KIE) dilaksanakan dengan cara menyambangi rumah-rumah keluarga atau lebih sering disebut dengan metode door to door. Dengan metode ini diharapkan informasi lebih jelas tersampaikan dan pemerintah lebih dekat dan paham dengan masalah keluarga yang ada di Kota Surakarta. Dengan adanya Gugur Gunung masyarakat kota Surakarta diharapkan lebih mengerti dan menyadari pentingnya perencaan keluarga, dan dengan adanya perencanaan keluarga yang baik akan menciptakan keluarga sejahtera.

Diawali dari kecamatan Serengan program Gugur Gunung kali ini menargetkan seluruh kecamatan di Kota Surakarta. Kecamatan Banjarsari menyusul kecamatan Serengan pada Kamis, 4 Maret 2021 dengan menggelar gugur gunung dengan titik kumpul di kelurahan Joglo. Ibu Purwanti, SKM, M.Kes selaku Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) turut serta hadir dan mengedukasi masyarakat dalam acara Gugur Gunung.

 

Pengedukasian mengenai KB dan stunting di rumah warga

Kunjungan kerumah warga di ke Kelurahan Joglo

Pengdukasian kepada warga oleh bu Kepala Dinas

Pendataan warga oleh tim gugur gunung
Senam Sajojo Meriahkan hari Kontrasepsi Sedunia

Senam Sajojo Meriahkan hari Kontrasepsi Sedunia

Pemerintah Kota Surakarta mengadakan Senam Sajojo Bersama dalam memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia yang jatuh setiap tanggal 26 September.

Kegiatan yang diadakan di halaman depan Balai Kota Surakarta itu diikuti oleh seluruh pegawai Pemkot Surakarta dan dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan.

Senam diikuti pula oleh Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo, Wakil Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo,Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Purwanti, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Surakarta, Camat dan Lurah di Kota Surakarta, kader Keluarga Berencana, dan para ASN Pemkot Surakarta.

Sementara itu saat senam, para peserta terlihat sangat bersemangat mengikuti gerakan yang dicontohkan oleh instruktur dan tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Peringatan hari kontrasepsi sedunia bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan penggunaan kontrasepsi dan mengupayakan generasi muda untuk mendapatkan informasi tentang kesehatan reproduksi dan kesehatan seksual,”

Data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKN) menyebutkan, tahun 2020 ini terjadi penurunan lebih dari 1 juta layanan keluarga berencana (KB) selama bulan Januari – April 2020.

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan masalah bagi keluarga di tengah situasi ekonomi yang sedang lesu dan tantangan bagi pemerintah dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk.

Momen hari kontrasepsi sedunia penting untuk digaungkan agar pentingnya keluarga berencana untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera serta mengendalikan pertambahan penduduk sesuai dengan norma keluarga kecil bahagia sejahtera dengan jalan mengendalikan jumlah kelahiran.

“Saya paham dengan situasi pandemi covid-19 yang pasti menambah tantangan dalam melaksanakan tugas, saya berpesan agar para penyuluh dan para kader memanfaatkan semaksimal mungkin kemudahan teknologi dan memanfaatkan relasi yang dimiliki guna mengoptimalkan tugas masing-masing”.

Dengan adanya peringatan ini, Rudy meminta agar para stakeholder dapat turut berkontribusi mewujudkan keberhasilan program Bangga Kencana demi menciptakan kemajuan, kestabilan, dan kesejahteraan ekonomi, sosial, serta spiritual setiap penduduk.

Walikota Surakarta beserta Ketua TP PKK Kota Surakarta berhasil meraih penghargaan Manggala Karya Kencana 2020

Walikota Surakarta beserta Ketua TP PKK Kota Surakarta berhasil meraih penghargaan Manggala Karya Kencana 2020

Pemerintah Kota Surakarta di bawah kepemimpinan FX. Hadi Rudyatmo dan Achmad Purnomo berhasil meraih Tanda Penghargaan Manggala Karya Kencana Tahun 2020 di bidang Kependudukan Keluarga Berencana Dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Program Bangga Kencana dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI.

Berkat komitmen tinggi Walikota Surakarta beserta istri, Elizabeth Endang Prasetyaningsih Rudyatmo dalam mendukung program KKBPK atau program Bangga Kencana, penghargaan diserahkan langsung Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo, di Pendapi Gedhe, Kompleks Balaikota, Jumat (18/9).

Upaya kepedulian tersebut memberikan kontribusi positif pada capaian program KB yang berdampak pada angka TFR untuk Kota Surakarta mencapai 1,8. Angka ini lebih baik dibanding angka Jawa Tengah yaitu 2,3 (SDKI) dan angka Nasional

Walikota Surakarta FX. Hadi Rudyatmo dalam sambutannya, mengapresiasi penghargaan yang diberikan BKKBN Pusat dan berharap penghargaan tersebut mampu mendorong Keluarga Berencana  di Kota Surakarta tetap dapat berjalan dan masyarakat semakin menyadari sangat pentingnya KB dalam membangun keluarga, daerah dan bangsa yang dimulai dari keluarga.

Sementara, Hastho Wardoyo Kepala BKKBN RI  menyatakan bahwa tanda penghargaan Manggala Karya Kencana adalah sebagai bentuk apresiasi kepada kepala daerah yang dinilai telah menunjukan komitmen, dukungan serta jasa dalam program Bangga Kencana di wilayah kota / kabupaten didaerahnya.