Peringati HARGANAS ke-XXVII, Kota Surakarta Layani Pelayanan KB Serentak Seribu Akseptor

Peringati HARGANAS ke-XXVII, Kota Surakarta Layani Pelayanan KB Serentak Seribu Akseptor

Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-XXVII, Kota Surakarta membuka Pelayanan KB Serentak dengan target sebanyak 1.000 akseptor. Sebanyak 1.989 akseptor telah dicapai dari pencapaian 5 kecamatan yang ada di Kota Surakarta.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Surakarta menghimbau Fasilitas Kesehatan (Faskes) Pemerintah dan Swasta (Puskesmas, Klinik Swasta dan Praktek Bidan Mandiri) bahu membahu dalam mensukseskan target pencapaian akseptor tersebut.

Sejumlah 1.898 akseptor KB tersebut meliputi 58 akseptor IUD, 85 akseptor implant, 618 akseptor pil, 774 akseptor kondom, 349 akseptor suntik, 13 akseptor Metode Operasi Wanita (MOW) dan 1 akseptor Metode Operasi Pria (MOP).

Beberapa Fasilitas Kesehatan Pemerintah dan Swasta sebagai perwakilan pelaksanaan ceremonial Pelayanan KB Serentak Seribu Akseptor meliputi Puskesmas Karangasem (Pustu Pajang), Puskesmas Semanggi II (Pustu Sangkrah), Puskesmas Purwodiningratan, Puskesmas Jayengan serta beberapa fasilitas kesehatan mandiri oleh bidan.

DPPKB Kota Surakarta tetap menghimbau pembatasan sosial (social distancing) saat melakukan Pelayanan KB Serentak Seribu Akseptor Kota Surakarta baik dari segi keselamatan tenaga kesehatan, calon akseptor maupun petugas di lapangan. Pelayanan KB Serentak Setibu Akseptor ini termasuk upaya menekan angka kelahiran saat pandemi Covid-19. Situasi pandemi lebih rentan mengakibatkan lonjakan ibu hamil.

Pemerintah Kota Surakarta mengapresiasi usaha bersama yang dilakukan mitra kerja dari masing-masing Faskes Pemerintah dan Swasta, Kodim 0735 Surakarta, IBI Kota Surakarta, TP PKK Kota Surakarta, petugas PKB Kota Surakarta, kader PPKBD dan Sub-PPKBD yang telah mensukseskan bahkan melebihi dari jumlah yang ditargetkan.

“Bapak Ibu capaian KB dalam Rangka HARGANAS ke-XXVII telah mencapai lebih dari 100%. Terima kasih atas upaya Bapak Ibu semuanya.”, ujar Kepala DPPKB Kota Surakarta dalam mengapresiasi seluruh stakeholder yang telah mensukseskan Pelayanan KB Serentak Seribu Akseptor di Kota Surakarta.

Keberhasilan yang dicapai menjadi salah satu capaian yang mumpuni di tengah pandemi Covid-19 khususnya di Kota Surakarta. Angka kehamilan saat pandemi dapat ditekan secara signifikan oleh hadirnya program oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) ini. Sehingga dalam pembinaan dan pengawalan program KB masa pandemi Covid-19 tetap dalam dijalankan bahkan dengan angka target yang cukup tinggi.

Pelayanan KB Garatis di Kota Surakarta

Begitu pedulinya Pemerintah Kota Surakarta untuk masalah kependudukan yang ada di Kota Surakarta dengan peringkat Kota terpadat di Kota Surakarta.  Pada awal tahun 2020 ini Pemerintah Kota Surakarta sudah memberikan Pelayanan KB Gratis untuk masyarakat Kota Surakarta kepada 257 Pasangan Usia Subur (PUS) dengan jenis kontrasepsi MKJP khususnya Implan dan IUD.

Ibu Purwanti SKM, M.Kes selaku Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Surakarta menegaskan bahwa pentingnya PUS menggunakan KB untuk mengatur jarak kelahiran anak serta meningkatkan kesejahteraan keluarga. Harapannya dengan upaya Pemerintah Kota Surakarta melalui DPPKB Kota Surakarta ini memberi hasil untuk warga Surakarta sesuai dengan semboyan Waras, Wasis, Wareg dan Mapan.

Pelayanan KB Gratis di Kota Surakarta dalam rangka Harlah Muslimat NU

Dalam rangka Harlah Muslimat NU yang ke -74 Pemerintah Kota Surakarta melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Surakarta menggelar Pelayanan KB Gratis di 5 Kecamatan di Kota Surakarta. DPPKB telah mempersiapkan Pelayanan KB Gratis ini jauh-jauh hari dengan mempersiapkan tempat dan tenaga medis serta calon akseptor yang akan dipasang. DPPKB bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, Muslimat NU Cabang Surakarta serta Kader PPKBD dan Sub-PPKBD yang senantiasa bekerjasama dengan DPPKB Kota Surakarta untuk merealisasikan program-program DPPKB Kota Surakarta.

Pelayanan KB di Puskesmas Sibela Kecamatan Jebres

Momentum pelayanan KB ini diselenggarakan dengan target sebanyak 180 akseptor Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Dalam pelaksanaannya Pelayanan KB momentum ini melebihi target yang telah ditetapkan oleh DPPKB Kota Surakarta, dinilai dari banyaknya calon akseptor yang antusias mendaftarkan diri untuk menggunakan KB. DPPKB Kota Surakarta mengarahkan akseptor untuk menggunakan KB MKJP antara lain Intra Uterine Device (IUD) atau lebih dikenal dengan sebutan spiral dan Implant (lebih dikenal dengan susuk). Pelaksananaan Pelayanan KB Momentum ini dilaksanakan di 5 tempat antara lain :

  1. Pusmesmas Sangkrah kecamatan Pasar Kliwon dilaksanakan pada tanggal 10 Februari 2020 dengan target 30 akseptor, saat pelaksanaan melebihi target mencapai 51 akseptor MKJP.
  2. Puskesmas Krembyongan kecamatan Banjarsari dilaksanakan pada tanggal 10 Februari 2020 dengan target 50 akseptor, saat pelaksanaan melebihi target mencapai 55 akseptor MKJP.
  3. Puskesmas Sibela kecamatan Jebres dilaksanakan pada tanggal 11 Februarai 2020 dengan target 50 akseptor, saat pelaksanaan melebihi target mencapai 82 akspetor MKJP.
  4. Klinik Bhayangkara kecamatan Laweyan dilaksanakan 11 Februari 2020 dengan target 30 akseptor, saat pelaksanaan sesuai dengan target yaitu 30 akseptor MKJP.
  5. Puskesmas Kratonan kecamatan Serengan dilaksanakan 19 Februari 2020 dengan target memperoleh 20 akseptor, saat pelaksanaan sesuai dengan target yaitu 20 akseptor MKJP.

Pelayanan KB gratis dalam rangka momentum Harlah Muslimat NU pada tahun 2020 sebenarnya ini merupakan lanjutan dari kegiatan Gugur Gunung KB (disebut juga Susur Kampung) yang dilaksanakan pada tanggal 7 Februari 2020. Hasil kegiatan dapat membanggakan dengan terlihat akseptor yang dilayani melebihi target yang ditetapkan. Hal ini merupakan hasil dari kerja keras bersama dari DPPKB Kota Surakarta, kader PPKBD, Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Camat, Lurah, serta stakeholder yang turut serta membantu program Pemerintah Kota Surakarta untuk meningkatkan kesejahteraan warga Kota Surakarta.

Makna Unik Logo Baru BKKBN

Makna Unik Logo Baru BKKBN

Logogram diadopsi dari lambang cinta yaitu hati. Bentuk ini merepresentasikan, awal sebuah perencanaan berasal dari kasih sayang keluarga dan keharmonisan keluarga, yang didukung dengan lingkungan yang selalu mendukung.

2. Merangkul

BKKBN akan selalu berusaha untuk merangkul dan memfasilitasi serta menjadi partner dalam setiap perencanaan yang dilakukan oleh keluarga dan masyarakat. Perencanaan ini dari masa kanak kanak sampai dewasa.

3. Kupu-kupu

Kupu-kupu adalah lambang perencanaan dan proses. Hal ini dapat dilihat dari proses metamorfosis kupu-kupu dari seekor ulat hingga menjadi kupu-kupu yang indah.

4. Simbol tak terbatas

Pencapaian harus direncanakan tanpa batas. Setiap jatuh harus bangun tanpa henti. Pun begitu dengan BKKBN yang tanpa lelah akan terus menjadi partner keluarga dan masyarakat.

Gugur Gunung di Awal Tahun 2020

Kegiatan Gugur Gunung Penggerakan KB di kelurahan Semanggi

Kegiatan Gugur Gunung Penggerakan KB yang dilaksanakan untuk memotivasi Pasangan Usia Subur (PUS) yang belum ber-KB akan dilaksanakan di tanggal 7 Februari 2020 di kelurahan Semanggi kecamatan Pasar Kliwon. Diikuti oleh seluruh pegawai Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Surakarta, PLKB kota Surakarta, Babinsa beserta Kader PPKBD dan Sub-PPKBD. Peresmian pembukaan kegiatan Gugur Gunung Penggerakan KB dilakukan dengan pengibaran bendera diiringi lagu KB menandakan dimulainya kegiatan Pelayanan KB oleh DPPKB Kota Surakarta pada tahun 2020.

Acara dibuka dengan sambutan Lurah Semanggi dan Ibu Purwanti, S.KM, M.Kes selaku Kepala DPPKB Kota Surakarta. Kegiatan Gugur Gunung atau Susur Kampung ini menargetkan Pasangan Usia Subur (PUS) menyampaikan pesan, informasi yang diberikan kepada masyarakat tentang program KB yang ditawarkan bagi calon akseptor. Penyampaian pesan dilakukan secara interaktif dengan memberikan konsultasi dan informasi terkait guna penggunaan program KB.

DPPKB Kota Surakarta mengharapkan kesertaan aktif khususnya masyarakat kota Surakarta dalam memanfaatkan kegiatan Pelayanan Safari KB secara gratis ini untuk menunjang kesertaan KB aktif di Kota Surakarta. Pelayanan Safari KB ini melayani metode MKJP khususnya Implant (susuk) dan IUD (spiral).

Secara aktif tim Gabungan Gugur Gunung KB yang terdiri dari suluruh pegawai DPPKB Kota Surakarta, PKB Kota Surakarta, Babinsa, Kader PPKBD dan Sub-PPKBD turut menginformasikan kegiatan lanjutan berupa Pelayanan Safari KB dalam rangka Harlah Muslimat NU yang akan dilaksanakan di 5 lokasi yang dibagi dalma 5 kecamatan di Kota Surakarta. Lokasi Pelayanan Safari KB tersebut antara lain Puskesmas Krembyongan kecamatan Banjarsari, Puskesmas Semanggi kecamatan Pasar Kliwon, Klinik Bhayangkara kecamatan Laweyan, Puskesmas Kratonan kecamatan Serengan dan Puskesmas Sibela kecamatan Jebres.

 

 

SOSIALISASI KB BERSAMA ORMAS

SOSIALISASI KB BERSAMA ORMAS

Untuk meningkatkan dukungan masyarakat dalam program KB, maka Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota mengadakan Sosialisasi KB bersama Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Surakarta.

Kegiatan dilaksanakan medio Oktober ini di Balai PDA Jl. Imam Bonjol No.39, Kp. Baru, Kec. Ps. Kliwon, Kota Surakarta. Dihadiri oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Majelis Kesehatan Pimpinan Daerah ‘Aisiyah Kota Surakarta, dan audien dari Angkatan Muda Muhammadiyah, Nasyiatul ‘Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, dan siswa Sekolah Tinggi Kesehatan ‘Aisyiyah Surakarta.