Sosialisasi PIK Remaja di Kelurahan Nusukan

Sosialisasi PIK Remaja di Kelurahan Nusukan

Sosialisasi PIK REMAJA di Kelurahan Nusukan yang di laksanakan pada  Minggu, 14/06  dihadiri oleh Pejabat Pelaksana Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Surakarta , Pelopor PIK Remaja sekaligus aktivis lumbung sosial bank sampah. Dikesempatan ini para pelopor PIK Remaja banyak membahas tentang TRIAD KRR , TRIAD KRR adalah tiga resiko yang dihadapi oleh remaja, yaitu Seksualitas, HIV/ AIDS dan Napza. KRR merupakan kepanjangan dari Kesehatan Reproduksi Remaja. Seksualitas adalah segala sesuatu yang menyangkut hidup manusia sebagai makhluk seksual, yaitu emosi, perasaan, kepribadian, sikap yang berkaitan dengan perilaku seksual, hubungan seksual dan orientasi seksual. HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus, yaitu virus yang melemahkan sistem kekebalan tubuh manusia. AIDS adalah singkatan dari Acquired Immuno Deficiency Syndrome, yaitu sekumpulan gejala yang timbul akibat melemahnya sistem kekebalan tubuh karena terinfeksi virus HIV. IMS merupakan kepanjangan dari infeksi menular seksual yaitu infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual. NAPZA adalah singkatan dari Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan zat adiktif lainnya. kata lain yang sering dipakai adalah Narkoba. Napza adalah zat-zat kimiawi yang masukkan ke dalam tubuh manusia, baik secara oral (melalui mulut) dihirup (melalui hidung) dan. Tidak lupa juga Pejabat Pelaksana Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluraga berencana menyampaiakan agar tetap menjaga protokol kesehatan serta selalu mendukung penggunakan KB di saat pandemi  covid-19 ini.

Anggota PIK Remaja sedang mendengarkan sosialisasi
Gerak Mupen KB di Wilayah Kecamatan Banjarsari

Gerak Mupen KB di Wilayah Kecamatan Banjarsari

Hari ini, Senin (8/6) Penyuluh KB Kecamatan Banjarsari, Agus Setia Purnomo beserta rekan Budi Prastowo dan Nihayatunniswah, bersama dengan Staf/ Kasi Bidang Ketahanan Kesejahteraan Keluarga – DPPKB, Anita Dewi HS, melaksanakan kegiatan Gerak Mupen KB di wilayah Kecamatan Banjarsari. Target dari kegiatan ini adalah untuk menyosialisasikan New Normal kepada warga kecamatan Banjarsari.

Adapun New Normal yang dimaksud adalah melaksanakan kegiatan sehari-hari, disertai penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19. Disampaikan dalam KIE tersebut mengenai penggunaan masker dengan benar, menghindari kerumunan, menjaga jarak dan rajin cuci tangan menggunakan sabun.

Kegiatan hari ini diawali dengan Advokasi kepada Lurah Keprabon sebagai wilayah pertama yang dikunjungi untuk Gerak Mupen, dan bersama dengan ibu Gati, Kasi Permas Kel. Keprabon bersama-sama melakukan sosialisasi. Dalam kegiatan ini masih banyak ditemukan masyarakat yang belum sadar pentingnya protokol kesehatan, diantaranya penggunaan masker. Oleh karena itu, DPPKB telah menyiapkan masker kain untuk dibagikan kepada masyarakat yang belum memiliki masker. Sepanjang perjalanan, selain memutar bahan KIE berupa rekaman audio yang telah disiapkan, juga dilakukan penyuluhan berupa informasi dan teguran kepada masyarakat yang tidak tertib di beberapa lokasi yang dilewati; diantaranya : Pasar Nongko, Pasar Nusukan, Pasar Legi dan beberapa wilayah yang berpotensi ramai.

 

Deteksi Dini Covid – 19 dengan RAPID TEST

Deteksi Dini Covid – 19 dengan RAPID TEST

Sebagai upaya untuk menekan penyebaran virus Corona, pemerintah Kota Surakarta sudah mulai melakukan rapid test di beberapa wilayah. Sebenarnya, apa itu rapid test?

Rapid test adalah metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG, yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus Corona. Antibodi ini akan dibentuk oleh tubuh bila ada paparan virus Corona.

Saat ini PLKB Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Surakarta serentak melaksanakan rapid test di RSUD Bung Karno, Semanggi pada Kamis, 4 Juni 2020 sebagai tindakan awal deteksi dini terhadap mereka yang dianggap sebagai kelompok risiko tinggi (risti) terinfeksi Covid-19. Deteksi ini ini diperlukan guna meminimalkan dampak terburuk akibat serangan Covid-19, yakni kematian atau pemburukan penyakit-penyakit penyerta.

Kami menggunakan sampel darah dari lipatan siku, karena itu adalah titik pengambilan darah terbaik. Selanjutnya sampel darah itu akan diputar di dalam tabung centrifuge selama 15 menit, untuk menghasilkan serum. Serum itulah yang kemudian diteteskan pada rapid test untuk mengetahui reaksi antibody.

 

PLKB Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Surakarta saat menunggu giliran Rapid Test, tetap Jaga Jarak dan selalu menggunakan masker

 

 

Pengambilan Sample darah salah satu PLKB Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Surakarta

 

 

SOSIALISASI PENANGGULANGAN COVID – 19

SOSIALISASI PENANGGULANGAN COVID – 19

BEREDARNYA kabar yang menyatakan Kota Solo bebas virus corona (Covid-19) dan berakibat banyak warga Kota Solo beraktivitas di luar rumah, mendapat tanggapan keras Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. Dalam nada tinggi, Wali Kota Solo memastikan, Pemkot Solo masih menerapkan status kejadian luar biasa (KLB) Covid-19 dengan segala ketentuan yang berlaku.  “Kota Solo tidak bebas corona, melainkan pasien positif corona sudah sembuh. Namun PDP-nya dari hari ke hari bertambah. Hari ini ada tambahan PDP dan ODP. Kalau Solo bebas corona, kenapa saya menyiapkan tempat karantina untuk pemudik?” Hadi Rudyatmo minta, warga Kota Solo harus semakin lebih waspada terhadap kemungkinan penularan Covid-19 yang masih mengancam. Seluruh warga Kota Solo diingatkan agar tetap di rumah dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, jaga jarak dengan social dan physical distancing, serta mencuci tangan dengan sabun.

Maka Dinas Pengendalian Penduduk Kota Surakata bergerak bersama untuk melakukan sosialisasi penanggulangan COVID – 19 dengan Kegiatan pembagian leaflet Bangga Kencana dalam rangka mengedukasi ke masyarakat perihal Covid – 19 di Kelurahan Punggawan Kota Surakarta serta pemberian sabun cuci tangan agar warga disiplin melakukan PHBS , dan tidak lupa juga leaflet SOP mencuci tangan, leaflet SOP pemudik untuk jalur trans umum maupun pribadi. Meski hujan deras kegiatan pembagian tandon air  oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Surakarta bantuan dari IAKMI Kota Surakarta untuk di bagikan 12 titik kampung kb berjalan dengan lancar.

Tidak lupa juga masyarakat bisa mendapatkan Pelayanan KB & KESPRO dengan meminimalkan resiko tertular COVID-19 dengan tetap di rumah bersama keluarga tidak perlu kontrol, apabila ada keluhan buat perjanjian dengan petugas kesehatan untuk pemeriksaan diharapkan datang ke petugas kesehatan sesuai jadwal dengan membuat perjanjian sebelumnya, jika tidak memungkinkan, dapat menggunakan kondom/pantang berkala/senggama terputus, Materi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) bisa didapatkan secara online. Apabila ingin melakukan konseling terkait kesehatan reproduksi dan KB dapat dilakukan secara online misalnya melalui pesan text dengan penyuluh KB kelurahan.(6/4/2020)

Pemberian sabun cuci tangan, leaflet SOP mencuci tangan, leaflet SOP pemudik jalur trans umum maupun pribadi
Pembagian tandon air oleh Kepala Dinas DPPKB, bantuan dari IAKMI Kota solo, untuk 12 kampung kb, bersama dg sabun cair, dan liflet sop mencuci tangan
Pelatihan Kader Bina Keluarga Remaja Kelurahan Joglo

Pelatihan Kader Bina Keluarga Remaja Kelurahan Joglo

Hari ini, Kamis (12/03) dilaksanakan kegiatan pembinaan Kader Bina Keluarga Remaja (BKR) se-kelurahan Joglo oleh Penyuluh Keluarga Berencana Kecamatan Banjarsari. Dalam upaya membangun Indonesia melalui ketahanan keluarga, maka keberadaan kelompok Bina Keluarga Remaja menjadi penting bagi keluarga Indonesia, demikian disampaikan oleh Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Banjarsari, Dra. Hayati Sri Mumpuni selaku narasumber dari kegiatan pembinaan ini. Continue reading →