Kepala Bidang Keluarga Berencana

TUGAS DAN FUNGSI

mempunyai _ tugas melaksanakan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi

Tugas tersebut diuraikan sebagai berikut:

a.           menyusun rencana kerja Bidang Keluarga Berencana berdasarkan rencana strategis dan rencana kerja Dinas;

b.          memberi petunjuk, arahan dan mendistribusikan tugas kepada bawahan;

c.           mempelajari, menelaah peraturan perundang-undangan, keputusan, petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis program kegiatan Dinas sesuai dengan bidang tugas; melaksanakan sistem pengendalian intern pelaksanaan kegiatan agar efektif dan efisien sesuai peraturan perundang- undangan;

d.          menerapkan standar pelayanan minimal sesuai bidang tugas; melaksanakan kebijakan teknis di bidang Keluarga Berencana;

e.           merumuskan kebijakan teknis di Bidang Keluarga Berencana. melaksanakan penyelenggaraan norma, standar prosedur dan kriteria di bidang Keluarga Berencana;

f.            melaksanakan pengadaan, penerimaan, penyimpanan pengendalian dan pendistribusian alat dan obat kontrasepsi; melaksanakan pelayanan KB;

g.           melaksanakan pembinaan kesertaan Ber KB;

h.          melaksanakan pemantauan dan evaluasi di bidang Keluarga Berencana;

i.             memberikan bimbingan teknis dan fasilitasi di bidang Keluarga Berencana;

j.             merencanakan dan melaksanakan pembinaan Kesehatan Reproduksi.

k.           melaksanakan penyusunan indikator dan pengukuran kinerja di bidang keluarga berencana.

l.             melaksanakan sosialisasi di bidang keluarga berencana. memeriksa dan menilai hasil kerja bawahan secara periodik; memberikan usul dan saran kepada atasan dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas;

m.        melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan tugas; dan

n.          melaksanakan tugas tambahan terkait yang diberikan oleh atasan.

 

4.1 Kepala Seksi Kesehatan Reproduksi dan Pengelolaan Alat/Obat Kontrasepsi

Kepala Seksi Kesehatan Reproduksi dan Pengelolaan Alat/Obat Kontrasepsi mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang Keluarga Berencana meliputi pembinaan, pembimbingan dan pelaksanaan kebijakan teknis, norma, standar, prosedur dan _ kriteria_ serta pemantauan dan evaluasi seksi Kesehatan Reproduksi dan Pengelolaan Alat/Obat Kontrasepsi;

Tugas tersebut diuraikan sebagai berikut:

a.           melakukan penyusunan rencana kerja Seksi Kesehatan Reproduksi dan Pengelolaan Alat/Obat Kontrasepsi berdasarkan rencana kerja Bidang Keluarga Berencana;

b.          memberi petunjuk, arahan dan mendistribusikan tugas kepada bawahan;

c.           mempelajari, menelaah peraturan perundang-undangan, keputusan, petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis program kegiatan Dinas sesuai dengan bidang tugas;

d.          melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis program kesehatan reproduksi dan pengelolaan alat/obat kontrasepsi;

e.           melakukan penyusunan dan _ penyiapan bahan pembinaan program kesehatan reproduksi dan pengelolaan alat/obat kontrasepsi;

f.            melakukan penetapan target sasaran kegiatan kesehatan reproduksi dan pengelolaan alat/obat kontrasepsi ;

g.           melakukan pengadaan, penerimaan, penyimpanan dan pendistribusian alat dan obat kontrasepsi’ ke puskesmas/klinik KB/dokter praktek swasta/bidan praktek swasta dan rumah sakit pemerintah dan swasta, melaksanakan pembinaan, pencatatan dan pelaporan KB di puskesmas/klinik KB;

h.          melakukan penyediaan sarana dan prasarana pelayanan kontrasepsi sesuai ketentuan;

i.             melakukan penyiapan bahan penyusunan indikator dan pengukuran kinerja bidang kesehatan reproduksi dan pengelolaan alat/obat kontrasepsi;

j.             melakukan penyiapan bahan sosialisasi di bidang kesehatan reproduksi dan _ pengelolaan alat/obat kontrasepsi;

k.           memeriksa dan menilai hasil kerja bawahan secara periodik;

l.             memberikan usul dan saran kepada atasan dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas;

m.        melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan tugas; dan

n.          melakukan tugas tambahan terkait yang diberikan oleh atasan.

 

 

4.2 Kepala Seksi Pelayanan, Pembinaan dan Peningkatan Kesertaan ber KB

Kepala Seksi Pelayanan, Pembinaan dan Peningkatan Kesertaan ber KB mempunyai tugas penyiapan bahan pembinaan, pembimbingan dan pelaksanaan kebijakan teknis, norma, standar, prosedur dan _ kriteria_ serta pemantauan dan evaluasi program pelayanan, pembinaan dan peningkatan kesertaan ber – KB

Tugas tersebut diuraikan sebagai berikut:

a.           melakukan penyusunan rencana kerja Seksi Pelayanan, Pembinaan dan Peningkatan Kesertaan ber KB berdasarkan rencana kerja Bidang Keluarga Berencana;

b.          memberi petunjuk, arahan dan mendistribusikan tugas kepada bawahan;

c.           mempelajari, menelaah peraturan perundang-undangan, keputusan, petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis program kegiatan Dinas sesuai dengan bidang tugas;

d.          melakukan penyiapan bahan perumusan_ kebijakan teknis program pelayanan, pembinaan dan peningkatan kesertaan ber KB;

e.           melakukan penyusunan perkiraan permintaan masyarakat terhadap peserta KB baru, peserta KB aktif dan peserta KB mandiri;

f.            melakukan penetapan kriteria pelayanan KB dan melaksanakan pembinaan peserta keluarga berencana mandiri;

g.           melakukan penyediaan sarana dan prasarana pelayanan kontrasepsi sesuai ketentuan;

h.          melakukan penyiapan bahan penyusunan indikator dan pengukuran kinerja bidang pelayanan, pembinaan dan peningkatan kesertaan ber KB;

i.             melakukan penyiapan bahan sosialisasi di bidang pelayanan, pembinaan dan peningkatan kesertaan ber KB;

j.             memeriksa dan menilai hasil kerja bawahan secara periodik;

k.           memberikan usul dan saran kepada atasan dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas;

1.          melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan tugas; dan

 

m.        melakukan tugas tambahan terkait yang diberikan oleh atasan.