Duta GenRe 2021, Yang Muda Yang Berencana

Duta GenRe 2021, Yang Muda Yang Berencana

Duta Generasi Berencana atau yang lebih akrab kita kenal dengan Duta GenRe adalah salah satu program yang dikembangkan oleh BKKBN yang ditujukan untuk remaja. Mengutip dari pikremaja.or.id program Duta GenRe ini dibentuk rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja melalui pemahaman tentang pendewasaan usia perkawinan sehingga mereka mampu melangsungkan jenjang pendidikan secara terencana, berkarir dalam pekerjaan secara terencana, serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi.

Program GenRe adalah program yang mengedepankan pembentukan karakter bangsa dikalangan generasi muda. Program GenRe merupakan wadah untuk mengembangkan karakter bangsa karena mengajarkan remaja untuk menjauhi Pernikahan Dini, Seks Pra Nikah dan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif) guna menjadi remaja tangguh dan dapat berkontribusi dalam pembangunan serta berguna bagi nusa dan bangsa.

Keberadaan duta Genre sekaligus menekan maraknya permasalahan remaja, dan yang yang paling menonjol adalah permasalahan seputar seksualitas. Persoalan HIV/AIDS, penyalahgunaan narkoba dan rendahnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan usia kawin pertama yang relatif masih rendah, masih menimpa remaja, sehingga peran duta Genre perlu terus digiatkan.

Sumber : pikremaja.or.id


Download Panduan Duta GenRe

DPPKB Mendukung Vaksinasi Covid-19

DPPKB Mendukung Vaksinasi Covid-19

Surakarta – Pada hari Selasa, 23 Februari 2021 kemarin seluruh pegawai Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana mengikuti vaksinasi covid-19 di Puskesmas Pembantu Makam Cilik Serengan. Dengan tetap menerapkan protokol Kesehatan seluruh pegawai DPPKB mengikuti vaksinasi dengan sistem bergilir sesuai jadwal untuk meminimalisir timbulnya kerumunan di puskesmas.

Vaksinasi ini diikuti oleh seluruh pegawai di pemerintahan Kota Surakarta, dalam rangka program pemerintah tentang pemberian vaksinasi pada pelayan publik dan lansia. Pemberian vaksin sudah memasuki gelombang II yang diawali oleh Kota Semarang dan Surakarta. Total vaksin Sinovac yang diterima Pemerintah Surakarta adalah 70.000 dosis, yang berarti ada 35.000 ribu jiwa yang akan menerima vaksin mengingat setiap penerima memperoleh dua dosis vaksin. Jumlah penerima vaksin diperkiraan akan terus meningkat ditahap kedua karena proses pendataan terus berjalan. Dengan masifnya vaksinasi dan aktifnya masyarakat yang dimulai dari pegawai pemerintah dan pelayan publik diharapkan mampu mempercepat proses penanganan covid-19 di Indonesia.

Rayakan HARGANAS KE-27 Melalui Sejuta Akseptor

Rayakan HARGANAS KE-27 Melalui Sejuta Akseptor

Surakarta – Masih dalam memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2020 Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) mengadakan kegiatan Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor. Dengan kondisi yang terbatas dikarenakan pandemic yang masih belum usai DPPKB Kota Surakarta tetap ingin melayani masyarakat. Pelayanan KB yang diberikan adalah KB Baru, KB Ulang dan KB ganti.

Pencatatan peserta KB Serentak
antrian masyarakat dalam pelaksanaan KB Serentak

 

Pelaksanaan KB serentak ini dilakukan di klinik Solo Peduli dan Klinik Annisa. Pelaksanaan Pelayanan KB Serentak didampingi langsung oleh Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dan terus dipantau oleh Kepala Dinas PPKB. Dengan adanya pelaksanaan KB serentak ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah KB Aktif di Kota Surakarta sehingga Program Keluarga Bangga Kencana dapat terealisasi dan tersukseskan dengan pencapaian tinggi.

 

Tidak hanya focus pada peningkatan KB Aktif, pelaksanaan Pelayanan KB Serentak ini juga untuk memenuhi kebutuhan alat kontrasepsi pada Pasangan Usia Subur (PUS) untuk menurunkan angka kehamilan tidak diinginkan ataupun kehamilan beresiko. Pelayanan KB Serentak ini tidak hanya diselenggarakan oleh Kota Surakarta tetapi seluruh Indonesia yang bekerjasama dengan mitra dan stackeholder dipusat maupun daerah masing-masing.

Hari Jadi Kutha Sala ke – 276

Hari Jadi Kutha Sala ke – 276

Pendapa Gede Balai Kota Surakarta – 17 Februari 2021 Digelar upacara dalam rangga perayaan hari jadi kota Surakarta ke – 276. Tanggal 17 Februari dipilih menjadi hari jadi kota Surakarta karena merupakan tanggal bersejarah bagi masyarakat dimana menjadi awal pemerintahan kota yang sebelumnya kerajaan.

Tampak Depan Halaman Pendapa Gede

Sejarah singkat terbentuknya kota Surakarta adalah pada saat pihak Kasunanan Surakarta melakukan bedol desa pada rabu 15 Sura 1670 atau 17 Februari 1745. Bedol desa ini dipicu oleh pemberontakan masyarakat Cina terhadap keraton Kartasura yang menyebabkan para bangsawan harus mengungsi. Setelah pemberontakan dapat diredam kondisi kratonan Kartasura sudah hancur, sehingga Paku Buwono II setelah melakukan rundingan memutuskan untuk pindah.  Desa Sala menjadi salah satu kandidat yang akhirnya dipilih menjadi lokasi bedol desa dikarenakan lokasinya yang strategis karena dekat dengan sungai Bengawan Solo Desa Sala juga sudah lebih maju dan pertanian yang berkembang pesat.

Perayaan hari jadi kota Surakarta yang ke-276 sekaligus menjadi acara pamit walikota dan wakil walikota Surakarta setelah menyelesaikan masa jabatannya. Acara perayaan dan sekaligus pamitan ditutup dengan pengantaran bapak FX Hadi Rudyatmo selaku Walikota Surakarta dan bapak Achmad Purnomo selaku Wakil Walikota Surakarta ke kediamannya yang berada di Pucang sawit dan Tipes oleh pejabat daerah.

ucapan terimakasih dari berbagai pihak dikirimkan ke balai kota

Pengantaran di Pendapa Gede Balai Kota Surakarta juga diikuti oleh seluruh karyawan di kompleks balai kota. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) juga tak ketinggalan ikut menghadiri acara pengantaran bapak Walikota dan Wakil Walikota. Acara berlangsung penuh haru dan tangis dari para karyawan yang selama ini telah menemani dan bekerja bersama beliau membangun Surakarta menjadi kota yang lebih baik. Terselip banyak doa untuk Surakarta kepedannya dengan pemimpin yang baru, dan tak lupa doa terbaik untuk bapak Rudy dan Achmad yang telah mengabdi dengan penuh ketulusan pada Kota Surakarta.

 

 

 

 

 

pegawai pemerintahan di komplek balai kota dalam proses pamit

Para pegawai komplek Balai Kota

Bapak FX Hadi Rudyatmo melambaikan tangan pada seluruh karyawan yang hadir mengantarkan

Pegawai Balai Kota menyaksikan Walikota dan Wakil Walikota diantar pulang
Sanja Warga Pamitan Walikota

Sanja Warga Pamitan Walikota

Serengan, Surakarta – Rabu, 10 Februari 2021 malam telah dilaksanakan Sanja Warga dikecamatan Serengan dalam rangka “Pamitan Walikota dan Wakil Walikota Surakarta”. Bapak F.X Hadi Rudyatmo akan segera menyelesaikan masa jabatannya sebagai walikota pada tanggal 17 Februari 2021, maka dari itu acara Sanja Warga kali ini menjadi ajang pamitan serta bentuk ucapan terimakasih dari masyarakat Surakarta.

F.X Hadi Rudyatmo telah menjabat sebagai walikota sejak tanggal 17 Februari 2016, sebelumnya beliau juga sudah pernah menjabat sebagai walikota pada 19 Oktober 2012 hingga 5 Agustus 2015. Sebelum menjadi walikota Surakarta beliau mendampingi Joko Widodo sebagai wakil walikota Surakarta pada periode 2005-2010 dan 2010 – 2012.

Sanja Warga sendiri adalah salah satu program pemerintah Surakarta untuk lebih dekat dengan masyarakat, banyak hal yang bisa dilakukan dan diambil dari kegiatan Sanja Warga baik silaturahmi, penyerapan aspirasi atau sosialiasi program program pemerintah. Dengan adanya program Sanja Warga masyarakat jadi lebih dilibatkan dalam penanganan penanganan masalah yang ada di Surakarta karena terlibat langsung dalam diskusi.

 

Dalam Sanja Warga kali ini masyarakat Surakarta ingin menyampaikan ucapan terimakasih atas bakti bapak F.X Hadi Rudyatmo dan Achmad Purnomo sebagai Walikota dan Wakil Walikota Surakarta. Berbagai karangan bunga juga telah dikirimkan kerumah dinas Walikota sebagai ucapan terimakasih dari instansi swasta ataupun instansi pemerintah.

HIBAH SEPEDA KEPADA KADER PPKBD DAN SUB PPKBD

HIBAH SEPEDA KEPADA KADER PPKBD DAN SUB PPKBD

Sebanyak 309 buah sepeda diserahkan kepada 3 kecamatan yaitu kecamatan Laweyan, Serengan dan Pasar Kliwon. Penyerahan sepeda dihadiri langsung oleh bapak FX. Hadi Ridyatmo selaku walikota Surakarta. Dengan tetap menerapkan protokol Kesehatan penyerahan ghibah sepeda dilaksanakan dibeberapa tempat untuk menghindari terciptanya kerumunan.

Acara penyerahan sepeda oleh bapak walikota dilaksanakan bebarengan dengan Mider Praja di SMP13 Surakarta. Penyerahan sepeda dilaksanakan secara simbolis oleh 3 PPKBD dan 3 Sub PPKBD dari 3 kecamatan. Penyerahan sepeda diteruskan di Pendapa Balai Kota Surakarta oleh ibu Purwanti, SKM, M.Kes yang merupakan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Acara masih diteruskan dimasing-masing kelurahan berupa penyerahan langsung kepada Kader PPKBD dan Sub PPKBD yang diselenggarakan masing-masing kecamatan.

Ghibah sepeda ini selain reward kepada Kader PPKBD dan Sub PPKBD juga bisa sebagai cambuk agar semakin tergerak untuk meningkatkan kinerja dan mensukseskan Program Keluarga Berencana Bangga Kencana.

Menurut Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) dalam sambutannya, Kader PPKB dan Sub PPKBD adalah ujung tombak dan pemegang peran penting dalam tersukseskannya Program Keluarga Berencana Bangga Kencana. Merekalah yang bertemu langsung dengan masyarakat dan berperan memberikan informasi dan edukasi kepada Pasangan Usia Subur (PUS) untuk pencapaian akseptor KB. Maka pemberian sepeda kali ini adalah salah satu dukungan kepada Kader PPKBD dan Sub PPKBD agar semakin termudahkan.

Sambutan oleh Kepala Dinas PPKB
Penyerahan sepeda secara simbolis kepada 3 kecamatan oleh Kepala Dinas PPKB

Pendisitribusian sepeda kemasing-masing kelurahan

pendistribusian sepeda untuk proses penyerahan langsung kepada kader dimasing-masing kelurahan