Pelayanan KB Garatis di Kota Surakarta

Begitu pedulinya Pemerintah Kota Surakarta untuk masalah kependudukan yang ada di Kota Surakarta dengan peringkat Kota terpadat di Kota Surakarta.  Pada awal tahun 2020 ini Pemerintah Kota Surakarta sudah memberikan Pelayanan KB Gratis untuk masyarakat Kota Surakarta kepada 257 Pasangan Usia Subur (PUS) dengan jenis kontrasepsi MKJP khususnya Implan dan IUD.

Ibu Purwanti SKM, M.Kes selaku Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Surakarta menegaskan bahwa pentingnya PUS menggunakan KB untuk mengatur jarak kelahiran anak serta meningkatkan kesejahteraan keluarga. Harapannya dengan upaya Pemerintah Kota Surakarta melalui DPPKB Kota Surakarta ini memberi hasil untuk warga Surakarta sesuai dengan semboyan Waras, Wasis, Wareg dan Mapan.

Sudah Jadi Kader Selama 33 Tahun, Eyang Mul Minta Pensiun

Sudah Jadi Kader Selama 33 Tahun, Eyang Mul Minta Pensiun

Menjadi kader KB bukanlah sebuah pekerjaan yang menyenangkan dan bergaji tinggi. Bahkan kader KB hanyalah pekerjaan sukarela membantu pemerintah mensukseskan program Keluarga Berencana. Tugasnya “hanyalah” mengenalkan program KB terutama penggunaan alat kontrasepsi kepada warga masyarakat di sekitar tempat tinggalnya.

Ya. Memang sejak dicanangkan program Keluarga Berencana pada tahun 70-an. Pemerintah tidak berjalan sendiri dalam menjalankan program KB. Selain merekrut masyarakat sekitar sebagai kader KB, pemerintah juga menjalin kerjasama dengan tokoh tokoh masyarakat, kyai, ustadz, pendeta, dll untuk mensukseskan program KB.

Namun dari itu semuanya, kader KB memang sangat special. Berasal dari masyarakat sendiri, kader KB harus selalu siap mengajak orang mengikuti KB. Setiap ada jemuran popok bayi, kader harus segera menemui ibu yang baru melahirkan untuk ikut KB. Bahkan sejak melihat tetangga hamil, kader sudah harus mengenalkan KB.

Salah satu kader KB yang cukup melegenda di Kota Surakarta adalah Eyang Mul. Warga Danukusuman Kecamatan Serengan ini mengaku telah menjadi kader KB sejak tahun 1987. Berbagai pengalaman suka dan duka pernah dia alami. Beliau bahkan menjadi kader yang turut mendirikan Forum Komunikasi Petugas dan Pengelola KB Desa ( FKPPKBD) Kecamatan Serengan. Yaitu sebuah wadah yang menyatukan antara Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) dan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB).

Namun pada akhirnya usialah yang membatasi gerak langkah seseorang. Bersamaan dengan diadakannya pertemuan FKPPKBD Kecamatan Serengan Kamis 20/2 2020 ini Eyang Mul mohon pensiun dari kader KB. Maklum usianya sudah 90-an tahun.

Dihadapan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Surakarta, wakil Kecamatan Serengan, Lurah Tipes, dan teman teman sesama kader beliau mohon diri.

Sebagai kata pelepasan, Ibu Purwanti Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Surakarta mengucapkan terima kasih yang tak terhingga dan mendoakan agar Eyang Mul senantiasa dikaruniai kesehatan dan keselamatan, serta dapat menjadi motivasi bagi kader-kader yang lebih muda.

Menggelorakan Program KB, Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Mengikuti Festival Jenang

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kota Sala  – sekarang Surakarta – yang ke 275,  Kota Surakarta menggelar event yang unik yaitu festival jenang. Berbagai macam jenang ditampilkan dan dibagikan secara gratis kepada pengunjung. Tujuh belas macam jenang ditampilkan, dan semuanya ludes dibagikan kepada masyarakat. Memanfaatkan momen yang ada, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Surakarta turut serta ambil bagian dengan menampilkan jenang pathi yang mempunyai makna harus selalu ingat kepada pati  

Pelayanan KB Gratis di Kota Surakarta dalam rangka Harlah Muslimat NU

Dalam rangka Harlah Muslimat NU yang ke -74 Pemerintah Kota Surakarta melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Surakarta menggelar Pelayanan KB Gratis di 5 Kecamatan di Kota Surakarta. DPPKB telah mempersiapkan Pelayanan KB Gratis ini jauh-jauh hari dengan mempersiapkan tempat dan tenaga medis serta calon akseptor yang akan dipasang. DPPKB bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, Muslimat NU Cabang Surakarta serta Kader PPKBD dan Sub-PPKBD yang senantiasa bekerjasama dengan DPPKB Kota Surakarta untuk merealisasikan program-program DPPKB Kota Surakarta.

Pelayanan KB di Puskesmas Sibela Kecamatan Jebres

Momentum pelayanan KB ini diselenggarakan dengan target sebanyak 180 akseptor Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Dalam pelaksanaannya Pelayanan KB momentum ini melebihi target yang telah ditetapkan oleh DPPKB Kota Surakarta, dinilai dari banyaknya calon akseptor yang antusias mendaftarkan diri untuk menggunakan KB. DPPKB Kota Surakarta mengarahkan akseptor untuk menggunakan KB MKJP antara lain Intra Uterine Device (IUD) atau lebih dikenal dengan sebutan spiral dan Implant (lebih dikenal dengan susuk). Pelaksananaan Pelayanan KB Momentum ini dilaksanakan di 5 tempat antara lain :

  1. Pusmesmas Sangkrah kecamatan Pasar Kliwon dilaksanakan pada tanggal 10 Februari 2020 dengan target 30 akseptor, saat pelaksanaan melebihi target mencapai 51 akseptor MKJP.
  2. Puskesmas Krembyongan kecamatan Banjarsari dilaksanakan pada tanggal 10 Februari 2020 dengan target 50 akseptor, saat pelaksanaan melebihi target mencapai 55 akseptor MKJP.
  3. Puskesmas Sibela kecamatan Jebres dilaksanakan pada tanggal 11 Februarai 2020 dengan target 50 akseptor, saat pelaksanaan melebihi target mencapai 82 akspetor MKJP.
  4. Klinik Bhayangkara kecamatan Laweyan dilaksanakan 11 Februari 2020 dengan target 30 akseptor, saat pelaksanaan sesuai dengan target yaitu 30 akseptor MKJP.
  5. Puskesmas Kratonan kecamatan Serengan dilaksanakan 19 Februari 2020 dengan target memperoleh 20 akseptor, saat pelaksanaan sesuai dengan target yaitu 20 akseptor MKJP.

Pelayanan KB gratis dalam rangka momentum Harlah Muslimat NU pada tahun 2020 sebenarnya ini merupakan lanjutan dari kegiatan Gugur Gunung KB (disebut juga Susur Kampung) yang dilaksanakan pada tanggal 7 Februari 2020. Hasil kegiatan dapat membanggakan dengan terlihat akseptor yang dilayani melebihi target yang ditetapkan. Hal ini merupakan hasil dari kerja keras bersama dari DPPKB Kota Surakarta, kader PPKBD, Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Camat, Lurah, serta stakeholder yang turut serta membantu program Pemerintah Kota Surakarta untuk meningkatkan kesejahteraan warga Kota Surakarta.

Safari Momentum Dalam Rangka Harlah Muslimat NU Kecamatan Jebres

Bertempat Di Puskesmas Induk Sibela tanggal 11 Februari 2020 diselenggarakan Pelayanan Safari Momentum dalam rangka Harlah Muslimat NU kota Surakarta. Dalam Kegiatan yang menjadi agenda tahunan DPPKB Kota Surakarta selain 7 Momentum Lainnya dimulai jam 08.00 WIB, akan tetapi Calon akseptor sudah mulai mengantri sejak Jam 07.00 WIB. Antusias warga untuk ikut Pelayanan Safari ini memang luar biasa target Akseptor dari DPPKB Kota Surakarta sebanyak 50 akseptor akan tetapi yang mendaftar 96 calon akseptor. Pelayanan yang berakhir jam 14.00 ini berhasil melayani sebanyak 88 Akseptor Dengan rincian sebagai berikut :

  • Bongkar Pasang Implant : 23 Akseptor.
  • Pasang Implant : 33 Akseptor
  • Pasang IUD : 17 Akseptor
  • Bongkar Pasang IUD : 10 Akseptor
  • Bongkar Implant ganti Kondom : 5 Akseptor
Ingin mengetahui kondisi riil KB di lapangan, Kepala DPPKB meninjau Posyandu

Ingin mengetahui kondisi riil KB di lapangan, Kepala DPPKB meninjau Posyandu

Setelah dibentuk dinas yang khusus menangani Keluarga Berencana dengan nama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana pada 3 tahun yang lalu – atau tahun 2017 – mestinya ada perubahan sikap dan perilaku masyarakat terhadap program keluarga berencana.

Untuk itulah di awal tahun 2020 ini Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Surakarta Ibu Purwanti, SKM, M.Kes. menyempatkan diri mengunjungi pertemuan Posyandu Sawo yang terletak di RW 5 Kalurahan Danukusuman Kec. Serengan Surakarta pada Selasa (11/2) kemarin.

Pada pertemuan tersebut Ibu Purwanti berdialog dengan orang-tua yang hadir membawa balitanya. Tak lupa juga beliau juga berpesan bagi yang sudah mempunyai 2 anak agar segera mengikuti porgram KB.

Menariknya dalam pertemuan tersebut terdapat beberapa bapak-bapak yang membawa anaknya ke Posyandu karena ibunya sedang bekerja sebagai buruh pabrik. Kepada bapak tersebut juga disarankan agar segera ikut program KB karena anaknya sudah dua orang.

MEMPERINGATI HARI ULANG TAHUN KUTHA SALA , KB SURAKARTA MENGADAKAN SAFARI KB GRATIS

MEMPERINGATI HARI ULANG TAHUN KUTHA SALA , KB SURAKARTA MENGADAKAN SAFARI KB GRATIS

Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kutha Sala yang ke 275 yang akan diperingati pada Senin 17 Februari nanti, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Surakarta mengadakan Safari KB gratis hari Senin 10 Februari 2020 ini.

Kegiatan dilaksanakan di dua tempat sekaligus, yaitu Puskesmas Pembantu Semanggi 2 Pasarkliwon dan Puskesmas Krembyongan Banjarsari. Para penyuluh dan kader all out  menyokong kegiatan ini, dikarenakan kegiatan ini sangat berguna bagi masyarakat, terutama untuk meringankan beban pelayanan KB yang biasanya harus merogoh kocek, menjadi gratis.

GUGUR GUNUNG PENGGERAKAN KB DI KELURAHAN SEMANGGI PASARKLIWON  SURAKARTA

GUGUR GUNUNG PENGGERAKAN KB DI KELURAHAN SEMANGGI PASARKLIWON SURAKARTA

Menyikapi kurangnya keikut-sertaan KB di Surakarta, maka Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Brencana Kota Surakarta pada Jum’at 7 Februari lalu mengadakan kegiatan Gugur Gunung di Kelurahan Semanggi Pasarkliwon Surakarta. Maksud diadakannya Gugur Gunung adalah untuk mengunjungi keluarga-keluarga Pasangan Usia Subur (PUS) yang belum mengikuti KB. Mereka diarahkan untuk mengikuti pelayanan Safari KB gratis yang akan diadakan pada Senin 11 Februari ini.

Kegiatan ini didukung oleh mitra kerja Dinas Pengendalian Penduduk dan KB seperti ; Koalisi Kependudukan Indonesia (KKI) Surakarta, ‘Aisyiyah Surakarta, Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Surakarta, Camat, Koramil, Lurah, dan PKK tingkat Kota sampai tingkat Kelurahan dan juga kader KB.

Dalam kesempatan ini dibagi beberapa tim yang mengunjungi rumah ke rumah. Salah satunya dipimpin oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Surakarta Purwanti, SKM, M.Kes.

Tim berhasil mengunjungi 94 keluarga. 80 keluarga menyatakan bersedia mengikuti Safari KB, 6 orang menolak, dan 8 rumah dalam keadaan kosong.